Bahlil Beberkan Reaksi Jokowi Terima Laporan RI Kalah di WTO

Bahlil Beberkan Reaksi Jokowi Terima Laporan RI Kalah di WTO

Menteri Investasi Indonesia Bahlil Lahadalia saat memenuhi panggilan Presiden Joko Widodo untuk melaporkan perkembangan investasi di 2023. (CNBC Indonesia/Emir Yanwardhana)

Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menggambarkan reaksi Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) pasca mengetahui Indonesia kalah dalam gugatan Uni Eropa (UE) di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) pada Oktober 2022 lalu.

Menurut Bahlil, Presiden tak gentar melawan Uni Eropa terkait kebijakan larangan ekspor bijih nikel. Terbukti ketika kalah dalam gugatan ini, mantan Wali Kota Solo ini menginstruksikan untuk langsung naik banding.

“Saya lapor kepada https://totojpslot.online/ Pak Presiden kita kalah. Kita lanjutkan atau tidak pak? Apa kata presiden? Mas Bahlil negara ini sudah merdeka, negara ini ada pemerintahannya ada rakyatnya dilindungi oleh undang-undang. Gak boleh menyerah kepada negara manapun yang mau menekan kita lawan itu Uni Eropa di WTO,” ujar Bahlil dalam Kuliah Umum Menteri Investasi/Kepala BKPM di Universitas Sebelas Maret (UNS), dikutip Sabtu (26/8/2023).

Bahlil berseloroh bahwa pemerintah membangun negara ini tidak hanya sekedar mencari uang dan sekedar mencari lapangan pekerjaan. Namun yang tak kalah penting adalah wibawa negara juga harus dipertahankan.

“Maka sekarang kita lawan. Kenapa kita dibawa ke WTO? Saya sampaikan rahasianya. Karena dunia sekarang sedang dorong ke green energy dan green industry, karena pemanasan global cuaca emisi kita tinggi sekali dan sekarang di Jakarta polusi tinggi sekali. Maka ke depan fosil batu bara akan ditinggalkan,” kata Bahlil.

Lebih lanjut, Bahlil memperkirakan bahwa hampir semua negara di dunia pada 2030 akan beralih menggunakan mobil listrik. Sementara dalam proses produksi mobil listrik, komponen baterai menyumbang sebesar 40% dan sisanya merupakan kerangka.

“Baterai ini bahan bakunya ada empat nikel, kobalt, mangan dan litium. Di Indonesia kita punya 3 yang tidak kita punya hanya lithium. Ini lah politik luar negeri dunia agar memaksa kita industri kita tidak berkembang,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*