Menteri Ini Usul ke Sri Mulyani: Tolong Naikkan Gaji PNS!

Infografis, SRI Mul Cairkan THR PNS Mulai 4 April

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas telah menjalin komunikasi dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati supaya mendorong gaji para pegawai negeri sipil bisa naik.

Dorongan kenaikan gaji ini ia utarakan saat membahas rencana kebijakan mengubah rumusan https://188.116.26.234/ pemberian tunjangan kinerja (tukin) bagi para PNS. Ke depannya, tukin tak akan sama rata diantara para PNS dalam satu institusi, melainkan berbeda-beda tergantung kerja keras dan hasil kerjanya.

“Karena sekarang dipukul rata, tunjangan kinerja menjadi hak, ya kinerjanya begitu-begitu saja. Oleh karena itu, kita usulkan ada gaji yang agak dinaikkan, ini sedang dibahas bersama menteri keuangan,” kata Anas dalam acara Rakornas Pelaksanaan Anggaran 2023 di Kementerian Keuangan, Jakarta, dikutip Kamis (18/5/2023)

Anas bercerita, pembahasan perubahan skema pemberian tukin dan kenaikan gaji PNS bersama menteri keuangan bukan hal yang ringan dilakukan. Ia mengaku sampai malam membahas rencana kebijakan itu dengan Sri Mulyani.

“Ini rumusannya kita rumuskan terus, begitu soal ini kita agak sulit dengan Kemenkeu. Kita duduk siang malam soal ini, tentang tunjangan dan kenaikan ini kan selama ini kenaikannya tidak disentuh tapi tunjangannya berlipat,” tuturnya.

Sudah empat tahun berturut-turut para PNS tak menikmati kenaikan gaji. Terakhir gaji dinaikkan oleh Presiden Joko Widodo pada 2019.

Saat itu, kenaikan gaji ini ditandai dengan terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedelapan Belas Atas Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1977 tentang Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil.

Melalui peraturan tersebut, Jokowi menaikkan gaji rata-rata ASN sekitar 5%, termasuk bagi personel TNI dan Polri. Pertimbangan dalam rangka meningkatkan daya guna dan hasil guna serta kesejahteraan PNS.

Gaji semua PNS di seluruh Indonesia adalah sama sesuai dengan PP Nomor 15 tahun 2019 itu. Gaji pokok PNS ditetapkan sebesar Rp 1.560.800 untuk masa jabatan terendah hingga Rp 5.901.200 untuk masa jabatan tertinggi.

Yang membedakan adalah tunjangan kinerjanya. Salah satu instansi penerima tukin tertinggi adalah Direktorat Jenderal Pajak (DJP), sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) nomor 37 tahun 2015.

Tunjangan terendahnya di DJP ditetapkan sebesar Rp 5.361.800 untuk level jabatan pelaksana dan tertinggi sebesar Rp 117.375.000 untuk level eselon I atau Direktur Jenderal Pajak.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*