Pilot Rekam Video UFO dari Kokpit, Didekati Langsung Kabur

Rekaman UFO oleh seorang pilot yang sedang terbang menuju Medellin

Seorang pilot merekam objek misterius yang terbang melintas di depan pesawatnya. Video tersebut kemudian viral dan disebut sebagai “rekaman UFO paling jelas sepanjang sejarah”.

Media sosial dalam beberapa hari terakhir geger akibat rekaman video UFO yang sangat jelas. Penampakan UFO tersebut direkam oleh pilot George Arteaga yang sedang menerbangkan pesawat menuju Medellin, Argentina.

Bersama co-pilot, Daniel, ia melihat benda yang aneh yang mengambang dan tidak bergerak. Ia kemudian mengambil HP untuk mengabadikannya. Namun, saat pesawatnya makin dekat, objek tersebut tiba-tiba bergerak dan melesat tepat di depan kokpit pesawat.

Menurut Arteaga, sebagaimana dilansir Times of India Kamis (20/4/2023), objek tersebut terbang dengan kecepatan 300 kilometer per jam. Dengan suhu mendekati 5 derajat Celcius, benda tersebut tidak mungkin balon udara atau balon helium, apalagi pergerakannya memicu turbulensi.

Beragam spekulasi pun muncul mengenai benda tersebut. Banyak warganet di media sosial menyebutnya sebagai UFO yaitu kependekan dari unidentified flying object atau obyek terbang yang tidak dikenal.

Pada 12 Januari, Kantor Direktur Intelijen Nasional (DNI) Amerika Serikat bahkan telah mempublikasikan laporan soal UFO yang tadinya dirahasiakan. Namun, istilah UFO telah dihapuskan dalam laporan pemerintah demi label ‘fenomena udara tak dikenal’ atau UAP.

Laporan tersebut menyebu 510 penampakan UAP, menurut laporan 2022, dengan keseluruhan penampakan yang dilaporkan sejak laporan tahun sebelumnya melonjak 366.

Jumlah Ini termasuk penampakan yang dilaporkan sejak laporan 2021 diterbitkan dan 119 penampakan lebih lanjut ‘baik ditemukan atau tidak atau terlambat dilaporkan,’ tetapi masih dalam jangka waktu laporan sebelumnya.

“Dari penampakan baru, lebih dari setengahnya dianggap biasa-biasa saja. Sebagian besar dari ini dikategorikan sebagai entitas seperti balon, dengan yang lain dianggap sebagai kekacauan, seperti kantong plastik atau drone,” tulis laporan itu dikutip dari Newsweek.

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*